Sebagai hacker, ia bisa membuat, memodifikasi, hingga mengeksploitasi sistem yang berhasil ia masuki, khususnya dibagian keamanannya. Tak heran jika banyak orang merasa dirugikan ketika perangkatnya dibobol hacker, walaupun tidak semua hacker menyebabkan kerugian.
Tidak dapat dipungkiri, ada dua sisi dari seorang hacker yakni sisi negatif dan positif. Bagaimana sisi negatif dan positif dari seorang hacker? Berikut penjelasannya!Baca juga — Penyimpanan Cloud Terbaik di 2024 – 12 Pilihan Populer Teratas.
Jenis dan Tujuan Hacker
Daftar Isi Artikel
Ada beberapa jenis hacker dan tujuan mereka melakukan aksi peretasan, yaitu:
1. Black hat hacker, yaitu jenis hacker yang mempunya tujuan negatif atau merugikan. Seperti membobol sistem keamanan jaringan/perangkat dengan tujuan pencurian atau penyalahgunaan data.
2. White hat hacker, ini merupakan jenis hacker yang memiliki standar etika saat memasuki sistem komputer. Tujuannya bukan untuk hal negatif atau merugikan, melainkan menguji tingkat keamanan suatu sistem agar tidak mudah dibobol black hat hacker.
Baca juga — Kunci Sukses B2B Marketing: Mengintegrasikan Teknologi untuk Pertumbuhan Bisnis.
3. Grey hat hacker, merupakan hacker yang memiliki standar etika ganda. Artinya ia bisa saja menjadi white hat hacker atau black hat hacker untuk kepentingan tertentu.
4. Script kiddie hacker, jenis hacker ini sebenarnya bukanlah orang yang mahir dalam sistem komputer. Namun, dirinya memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sistem keamanan menggunakan software tertentu.
5. Hackivist hacker, jenis hacker memiliki misi untuk menyebarkan pesan tertentu dengan melakukan kerusakan sistem dan menambilkan pesan yang mereka inginkan. Mulai dari politik, ideologi, agama, dan sebagainya.
Walaupun terdapat beberapa jenis hacker yang melancarkan aksi dengan berbagai maksud dan tujuan, ada sisi negatif dari seorang hacker itu sendiri. Sisi buruk hacker yaitu:
· Menciptakan Virus Berbahaya. Kemampuan yang dimiliki kerap membuat mereka melakukan tindak kejahatan untuk kepentingan pribadi. Salah satunya dengan menciptakan virus atau malware dan menyebarkannya keperangkat lain.
· Merugikan beberapa pihak. Ini yang sering dilakukan oleh hacker-hacker yang memiliki niat jahat dengan menggunakan kemampuannya. Misalnya, memasukkan virus dan mengambil beberapa data penting untuk keuntungan dirinya sendiri.
Baca juga — Perbandingan Hedra AI, Heygen AI, dan Luma AI: Solusi AI Terbaik untuk Kreativitas Digital.
· Berpotensi berhadapan dengan hukum. Menggunakan kemampuannya untuk berbuat jahat tentu akan membuat dirinya berhadapan dengan hukum, saat aksinya ketahuan. Tak jarang hacker yang akhirnya ditanggap polisi dan berakhir di penjara karena aksinya yang sudah merugikan banyak orang.
Baca juga — Image to Video dengan Ai: 10 Tool Terbaik 2025 untuk Anda Coba, Premium!.
Tidak hanya memiliki sisi negatif, ada hal-hal positif dari seorang hacker. Berikut sisi dari positif hacker.
- Belajar menganalisis sistem. Dengan menjadi seorang hacker, memberikan kesempatanmu untuk belajar. Salah satunya menganalisis keamanan suatu sistem, karena untuk memasuki suatu sistem kamu perlu mempelajari celah-celah keamanan. Ini akan mengasah kemampuanmu secara terus menerus.
- Membantu meningkatkan keamanan sistem. Hacker juga berkontribusi dalam peningkatan keamanan dalam suatus sistem komputer, situs, atau aplikasi. Meskipun membobol suatu sistem, akan tetapi bukan untuk hal negatif yang merugikan.
- Memiliki komunitas hacker yang saling bekerja sama. Menjadi seorang hacker juga berkesempatan memiliki komunitas yang saling dukung, sharing, dan bekerja sama untuk menyelesaikan kasus tertentu.
- Memiliki sertifikat profesional. Ada banyak hacker yang sudah mendapatkan sertifikat atau CEH (Certified Ethical Hacker). Artinya, menjadi seorang hacker bukanlah hal yang main-main, namun bisa menjadi seorang profesional yang dibutuhkan oleh pihak-pihak tertentu, seperti perusahaan atau instansi pemerintahan.